Home INFORMASI MODUL PRAKTIKUM PEMBIASAN PADA PRISMA

MODUL PRAKTIKUM PEMBIASAN PADA PRISMA

78
0
PEMBIASAN PADA PRISMA
PENDAHULUAN
Prisma terbuat dari lensa transparan yang tembus cahaya, dimana kedua sisinya dibatasi permukaan yang membentuk sudut tertentu.
Sifat-sifat perambatan cahaya seperti pemantulan, pembiasan, serta prinsip jalannya sinar telah dibahas dalam Optik Geometris. Adapun prinsip jalannya sinar yang mengenai prisma adalah sebagai berikut :
1.   Cahaya datang dari udara menuju bidang permukaan prisma,
2.   kemudian, cahaya tersebut akan dibiaskan mendekati garis normal,
3.   Ketika cahaya akan meninggalkan prisma menuju ke udara, maka cahaya tersebut akan dibiaskan kembali menjauhi garis normal.
Hal tersebut sesuai dengan bunyi Hukum Snellius yang bunyinya sebagai berikut : “Sudut datang sama dengan sudut pantul dan jika sinar datang dari medium kurang rapat ke medium lebih rapat, maka sinar akan dibelokkan mendekati garis normal. Jika sinar datang dari medium lebih rapat ke medium kurang rapat, sinar datang akan dibelokkan menjauhi garis normal”.


MAKSUD DAN TUJUAN
Ø  Maksud :
Maksud dari praktikum ini adalah :
1.    Untuk mengetahui secara langsung mengenai materi-materi yang sudah diberikan,
2.    Mengetahui lebih dalam proses pembiasan cahaya pada prisma,
3.    Menambah wawasan kami mengenai ilmu-ilmu .
Ø  Tujuan :
Tujuan dari praktikum ini adalah :
1.   Menentukan besar sudut pembias prisma (β),
2.   Menentukan besar sudut deviasi (δ),
3.   Menentukan indeks bias prisma (np).
ALAT DAN BAHAN
Ø  Alat dan bahan yang diperlukan sebagai berikut :
1.   Prisma,
2.   Kertas grafik/millimeter,
3.   Jarum pentul 12 buah,
4.   Gabus,
5.   Busur, dan
6.   Penggaris.
Artikel Terkait :
MODUL PRAKTIKUM SIFAT CERMIN CEKUNG


 * CARA KERJA *
Pembiasan Cahaya pada Prisma
1.            Letakkan prisma pada kertas grafik/millimeter (misal : seperti gambar di bawah). Buat garis AB, BC, dan AC sesuai sisi pada prisma sehingga membentuk sebuah gambar segitiga,
2.            Buat garis normal I yang memotong garis AC di titik O dengan syarat garis normal I tegak lurus dengan garis AC,
3.            Tancapkan jarum pentul pada titik P, Q dan R sehingga membentuk sudut 30o dengan garis normal,
4.            Tarik garis pada titik P, Q dan R sehingga membentuk sebuah garis (s) yang memotong AC di titik O,
5.            Jika titik P, Q dan R dilihat dari sisi BC, akan terlihat bayangan titik P, Q dan R di titik P’, Q’ dan R’ dengan syarat P, Q, R, P’, Q’ dan R’ terletak pada satu garis,
6.            Tarik garis pada titik P’, Q’ dan R’ sehingga membentuk sebuah garis (t) yang memotong BC di titik O’,
7.            Buat garis normal II yang memotong BC di titik O’ dengan syarat garis normal II tegak lurus dengan garis BC,
8.            Gabungkan titik O dan O’ sehingga membentuk sebuah garis yang menghubungkan garis normal I dengan garis normal II dan menghubungkan garis (s) dengan garis (t),
9.            Perpanjang garis normal I dan garis normal II sehingga bertemu di titik (E),
10. Perpanjang garis (s) dan garis (t) sehingga bertemu di titik (D),
11.       Dari hasil gambar tersebut kita sudah dapat mengetahui besarnya sudut I1, r1, I2, r2, δ dan δm,
12.       Masukkan besaran-besaran tersebut ke dalam rumus yang ada.
Artikel Terkait :
5 Cara Mudah Mengobati Luka Bakar Akibat Terkena Knalpot Motor


GAMBAR
PEMBIASAN CAHAYA PADA PRISMA
gambar rangkaian percobaan:

Keterangan
:

N  = Garis normal
δ   = Sudut deviasi
I1   = Sudut datang
I2   = Sudut antara garis O ke garis normal kedua
r1 = Sudut antara garis O ke garis normal kesatu
r2  = Sudut keluar
β   = Sudut pembias Prisma
E   = Titik temu garis normal
t   = garis 300 dari garis normal 1
s   = garis 300 dari garis normal 2
D = titik temu garis t dan s
PERTANYAAN
Tentukan besar β dan  δ dari hasil pengukuran dan perhitungan  apakah sama jika tidak apa penyebabnya
Buatlah kesimpulan dari hasil pengamatan / praktikum yang telah anda lakukan
HASIL PENGAMATAN
No.
I1
I2
Δ
r1
r2
β
1
30
2
40
Secara perhitungan
     

 Prisma terbuat dari lensa transparan yang tembus cahaya MODUL  PRAKTIKUM PEMBIASAN PADA PRISMA
 
Secara perngukuran

1. δ =
2. β =

KESIMPULAN:
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………